Pengembangan Sarana dan Prasarana
Alhamdulillah, berkat dukungan penuh dari Cadisdik Wilayah XII, Dinas Pendidikan Jawa Barat, serta Pemerintah Provinsi Jawa Barat, pengembangan sarana dan prasarana di SMKN Kadipaten terus menunjukkan progres positif. Saat ini sekolah mendapatkan tambahan 6 ruang kelas baru, yang merupakan bagian dari program Gubernur Jawa Barat untuk memberikan layanan pembelajaran yang lebih nyaman bagi siswa.
Meski demikian, pihak sekolah menyampaikan bahwa kebutuhan ruang belajar masih cukup besar, dengan kekurangan sekitar 12 ruang kelas. Selain itu juga kami kekurangan lahan. Namun dengan dukungan semua pihak, SMKN Kadipaten optimis kebutuhan tersebut dapat terpenuhi secara bertahap sehingga seluruh siswa dapat belajar dengan lebih optimal.
Tanggapan atas Rencana Perubahan Jam Pulang Sekolah
Menanggapi pernyataan Gubernur Jawa Barat terkait wacana jam pulang sekolah pada pukul 13.30, Kepala SMKN Kadipaten menyampaikan bahwa hal tersebut masih dalam tahap kajian.
“Pak Gubernur meminta agar hal ini dikaji dari berbagai aspek, termasuk psikologi pertumbuhan siswa. Namun untuk jenjang SMA/SMK, saya mendukung bahwa perubahan jam pulang sekolah ini sangat mungkin dilakukan, mengingat pengalaman yang pernah kita jalankan sebelumnya,” ungkap Kepala Sekolah.
Lebih lanjut, Kepala SMKN Kadipaten menekankan bahwa pasca pulang sekolah perlu dibuat sistem kontrol yang baik serta pola aktivitas yang jelas agar siswa tetap produktif dan mandiri. Hal ini penting untuk menguatkan karakter serta keterampilan siswa, terutama dalam mengembangkan skill 4C yaitu Critical Thinking, Creative, Communicative, dan Collaborative.
Komitmen Mencetak Generasi Emas
Melalui sinergi antara penguasaan teknologi, pembentukan karakter, pengembangan potensi siswa, peningkatan sarana prasarana, serta dukungan kebijakan pendidikan dari pemerintah, SMKN Kadipaten berharap mampu mencetak generasi emas yang siap menghadapi tantangan masa depan.
“Harapan kami, lulusan SMKN Kadipaten menjadi pribadi yang cakap secara digital, unggul dalam keterampilan, berkarakter kuat, dan mampu memberi manfaat bagi masyarakat,” tutup Kepala SMKN Kadipaten Junjun Nugraha. (Halim/Ade)



















