Pembangunan revitalisasi sekolah bukan sekadar persoalan memperbaiki tampilan bangunan. Kualitas struktur, mutu material, metode pelaksanaan, hingga penerapan standar keselamatan harus menjadi perhatian utama. Setiap material yang digunakan idealnya dapat dipertanggungjawabkan kesesuaiannya dengan RAB, gambar teknis, spesifikasi pekerjaan, serta standar konstruksi yang berlaku.
Karena itu, dugaan penggunaan material yang tidak sesuai spesifikasi perlu segera ditindaklanjuti melalui pemeriksaan objektif. Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, instansi teknis terkait, pengawas pekerjaan, maupun Aparat Penegak Hukum (APH) diharapkan dapat melakukan klarifikasi dan pemeriksaan apabila ditemukan indikasi penyimpangan.
Jika hasil pemeriksaan nantinya membuktikan bahwa material yang digunakan memang tidak sesuai dengan spesifikasi yang dipersyaratkan, maka pihak yang bertanggung jawab harus dimintai pertanggungjawaban sesuai ketentuan yang berlaku. Sebaliknya, apabila material tersebut ternyata sesuai spesifikasi, hasil pemeriksaan juga penting disampaikan secara terbuka agar tidak menimbulkan prasangka di tengah masyarakat.
Sebab, uang yang digunakan merupakan uang negara dan pembangunan tersebut diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat, khususnya dunia pendidikan. Pengelolaan anggaran publik menuntut integritas, transparansi, kualitas pekerjaan, serta pertanggungjawaban yang jelas dari seluruh pihak yang terlibat.
Masyarakat berharap pembangunan revitalisasi SDN 3 Sukahurip benar-benar menghasilkan bangunan yang kokoh, aman, berkualitas, dan sesuai ketentuan, bukan sekadar selesai secara administratif.
Kini bola berada di tangan pihak berwenang. Apakah material yang digunakan benar-benar telah sesuai spesifikasi atau justru terdapat penyimpangan? Jawabannya harus diberikan melalui pemeriksaan teknis yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.
Aher




















