Selain karhutla, Bupati juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap virus Influenza A.
Ia meminta masyarakat tidak menganggap remeh persoalan kesehatan dan tetap menjaga pola hidup bersih dan sehat, terutama di tengah perubahan cuaca dan musim.
Kewaspadaan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan masyarakat dan mencegah potensi penyebaran penyakit.
Di sisi lain, Bupati Dony mengingatkan jajaran pemerintah dan masyarakat agar tidak hanya fokus menghadapi persoalan selama musim kemarau.
Memasuki musim hujan, berbagai potensi bencana hidrometeorologi juga harus diantisipasi sejak dini, seperti banjir, longsor, hingga pohon tumbang.
“Walaupun sekarang kita menghadapi musim kemarau, kita harus siap menghadapi musim penghujan,” ujarnya.
Ia menegaskan, pemerintah harus hadir dalam setiap persoalan yang dihadapi masyarakat. Kesiapsiagaan tidak boleh dilakukan setelah bencana terjadi, tetapi harus dimulai melalui langkah pencegahan dan persiapan sejak dini.
“Pemerintah harus hadir untuk mengatasi persoalan tersebut,” tegasnya.
Terakhir Ia mengajak seluruh masyarakat membangun kepedulian dan kewaspadaan bersama, sehingga berbagai risiko akibat perubahan musim dapat diminimalkan.( Yus is )




















