Andang juga menyoroti pentingnya pengambilan sumpah profesi bagi para lulusan Ners. Ia menegaskan bahwa sumpah profesi bukan sekadar rangkaian kata yang diucapkan dalam prosesi resmi, melainkan pernyataan moral dan komitmen etis yang harus menjadi pedoman dalam menjalankan tugas serta tanggung jawab profesional.
Melalui sumpah tersebut, para lulusan diharapkan mampu meneguhkan komitmen untuk bekerja dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi etika profesi, serta senantiasa menghormati martabat manusia dalam setiap bentuk pelayanan kesehatan.
Sementara itu, Ketua STIKes Muhammadiyah Ciamis, Nur Hidayat, S.KM., M.M., menyampaikan bahwa momentum wisuda dan pengambilan sumpah profesi tidak hanya menjadi tonggak sejarah dalam perjalanan akademik para lulusan, tetapi juga menjadi refleksi bagi seluruh civitas akademika.
Ia melaporkan, pada tahun akademik 2025–2026, STIKes Muhammadiyah Ciamis mewisuda sebanyak 235 orang. Sementara itu, pengambilan sumpah profesi diikuti oleh 81 lulusan profesi Ners.
Kepada seluruh lulusan, Nur Hidayat berpesan agar momentum wisuda dijadikan sebagai motivasi untuk terus belajar, mengembangkan diri, dan menjaga integritas dalam menjalankan profesi.
Ia berharap para lulusan mampu menjadi tenaga kesehatan yang berakhlak, profesional, serta memiliki daya saing internasional.
*Reporter Ety




















