Kami juga telah berkoordinasi agar di lokasi kini disiapkan jalur khusus dan pendampingan bagi awak media, sehingga tugas jurnalistik tetap berjalan baik tanpa mengganggu kenyamanan pengunjung lain,” ungkapnya.
Senada Tanggapan Kepala Dinas Disporabudpar Kota Tasikmalaya
Pemuda, Olahraga, dan Kebudayaan Dr. Deddy Mulyana, S.STP., M.Si. (akrab disapa Deddy Otoy)
menegaskan dukungannya terhadap acara Lumiland sekaligus menekankan pentingnya keterbukaan informasi.
“Festival Lumiland adalah wujud kreativitas dan kolaborasi yang patut didukung. Namun demikian, akses informasi dan kebebasan pers adalah hal yang tetap harus dijunjung tinggi oleh setiap penyelenggara kegiatan publik. Kami sudah berkomunikasi dengan pihak Lumiland, dan mereka menyadari adanya kesalahan pemahaman prosedur di lapangan serta berkomitmen untuk memperbaikinya. Pihak Lumiland juga menyampaikan permohonan maaf kepada rekan-rekan media yang merasa tidak dilayani dengan baik. Ke depannya, akan ada titik koordinasi khusus bagi awak media di setiap acara, sehingga komunikasi berjalan lebih lancar dan profesional. Semoga insiden ini justru menjadikan kita semua lebih baik dalam bekerja sama,” tegasnya.
Pemerintah Kota Tasikmalaya dan pihak penyelenggara Lumiland berharap insiden ini segera menjadi pelajaran berharga dan tidak mengurangi semangat masyarakat dalam mendukung kegiatan positif di Kota Tasikmalaya. Media, pemerintah, dan penyelenggara berdiri di barisan yang sama: untuk memajukan, memberitakan, dan membanggakan Kota Tasikmalaya.
“Komunikasi yang baik adalah jembatan kesuksesan. Mari kita jaga kebersamaan ini untuk Tasikmalaya yang semakin berkembang,” pesan bersama yang disampaikan pemerintah kota tasikmalaya. Tutupnya,
Penulis : Dk_




















