Berdasarkan pantauan kesehatan terkini, penularan virus pernapasan ini berlangsung sangat cepat dan rentan menyerang anak-anak, balita, serta usia produktif. Selain ISPA, Kabupaten
Tasikmalaya sebelumnya juga sempat menetapkan status Kampak Kejadian Luar Biasa (KLB) akibat terjadinya kasus serupa.
Kepala UPTD Puskesmas Pagerageung menegaskan bahwa Puskesmas terus mengoptimalkan jaringannya melalui program Integrasi Layanan Primer (ILP) serta pemantauan lingkungan ke desa-desa guna mencegah penyebaran penyakit secara lebih luas.
Masyarakat diimbau untuk segera menerapkan langkah pencegahan mandiri berikut demi memutus rantai penularan:
1. Gunakan Masker: Terutama saat berada di ruang publik atau ketika mengalami gejala batuk dan pilek.
2. Rutin Cuci Tangan: Bersihkan tangan menggunakan sabun dan udara yang mengalir secara berkala.
3. Jaga Daya Tahan Tubuh: Pastikan konsumsi makanan bergizi, minum air putih yang cukup, serta istirahat optimal guna menjaga sistem imun.
4. Imunisasi Anak Lengkap: membaca balita untuk mendapatkan imunisasi lengkap (termasuk campak) untuk menghindari risiko komplikasi berat.
Jika Anda atau anggota keluarga mengalami gejala demam tinggi mendadak, batuk pilek berat, sesak napas, atau nyeri badan, segera lakukanu pemeriksaan ke UPTD Puskesmas Kadipaten atau fasilitas pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis secara dini.
Mari bersama-sama kita menjaga kesehatan(HS)




















