Kab.Tasikmalaya gemapriangan.com perkembangan Sekolah Rakyat yang di gagas Presiden Prabowo dan di laksanakan oleh salah seorang tokoh pendidikan yang peduli akan Siswa yang kurang mampu, Ai Sadiah Spd mendirikan Sekolah Rakyat di Kp.Cipanas Desa Pamoyanan Kecamatan Kadipaten. terus mengalami peningkatan cukup signifikan di antaranya Sekolah Rakyat yang berdiri di Desa Pamoyanan Kecamatan Kadipaten Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat kini mengalami peningkatan perkembangannya. Siswa di Sekolah Rakyat tersebut sudah memiliki Siswa didik 198 Orang dan ini tentunya dengan Siswa yang cukup lumayan banyak merupakan prestasi atau keberhasilan Ai Sadiah Adapun Ruang Kelas jika menurut jumlah Siswa tentunya masih sangat kurang untuk menampung para Siswa untuk belajar. Ai Sadiah Selaku Ketua Yayasan di Sekolah tersebut saat di wawancara Media gemapriangan.com mengatakan bahwa, Alhamdulillah Sekolah Rakyat yang kami bimbing ini, pada saat ini sudah mulai menggeliat dan terus ada peningkatan di segala hal. Ini semua atas dorongan semua pihak yang peduli akan pendidikan di wilayah Kecamatan Kadipaten dan tentunya melaksanakan intruksi Presiden untuk mengembangkan Sekolah Rakyat. Saat ini Sekolah Rakyat bergandengan dengan PKBM di mana Siswanya memiliki 130 Siswa dan Siswi hal ini tentunya atas kolaborasi antara sekolah Rakyat dan pesantren untuk terus bekerjasama menjalin Kebersamaan antara pihak Sekolah Rakyat dan PKBM, tentunya bertujuan agar mereka para santri juga bisa mendapatkan sertifikat resmi dari Sekolah Rakyat. Dalam perjalanan kegiatan pembelajaran, Sekolah Rakyat ini, setiap hari pada jam 7.30 mereka para Siswa wajib melaksanakan pengajian dulu sampai pukul 8 dan di bimbing para Ustad setempat. Tujuanya agar Siswa yang Sekolah di sini berkarakter, beretika dan memiliki sipat yang religius serta berpendidikan yang bermutu serta berkualitas. Terkait bangunan Ruang Kelas Alhamdulillah saat ini baru selesai Ruang Kelas Baru( RKB) dan Insa Alloh sudah bisa di gunakan untuk belajar para Siswa. Ucapan terimakasih kepada pihak yang terkait yang sudah membantu Sekolah ini sehingga sedikit demi sedikit Ruang Kelas bisa tertutupi dengan Siswa yang belajar di sini sebanyak 200 Siwa.udah mudahan saja Tahun 2026 Pemerintah bisa membantu lagi untuk kekurangan Ruang Kelas dan Ruang UKS serta sarana lainya yang masih kurang.
Lebih lanjut Ai Sadiah mengatakan bahwa perjuangan ini memang cukup berat serta banyak rintangannya namun, berkat dorongan dari keluarga serta para tokoh Agama, Alhamdulillah Sekolah ini terus berjalan dan mengalami peningkatan pada Tahun 2025 ini. Perjuangan ini tiada lain kami hanya ingin membantu anak anak yang kurang mampu atau yang putus Sekolah demi untuk tetao melanjutkan Pendidikannya jangan sampai terputus. Sesuai arahan bapak Presiden Republik Indonesia Prabowo dengan target 500 Sekolah Rakyat( SR) di seluruh Indonesia.pungkasnya.( redaks


















