“Terkait isu pengunduran diri kepala desa, kami belum menerima bukti resmi. Banyak informasi masih sebatas lisan atau dari media sosial. Secara administratif, kami menunggu kejelasan dari pihak berwenang,” tegasnya.
Ia menambahkan, monev akan terus dilakukan secara bertahap di desa lainnya sebagai langkah pencegahan dini sekaligus penguatan tata kelola pemerintahan desa.
Sementara itu, Ketua Umum Forum Wartawan Priangan (FORWAPI), Halim Saepudin, memberikan apresiasi atas kinerja Irda Cianjur. Menurutnya, langkah pengawasan yang dilakukan jauh lebih transparan dibandingkan dengan Irda Kabupaten Tasikmalaya. Sabtu (06/09/2025).
“Kami berharap Inspektorat Kabupaten Tasikmalaya lebih kredibel dan berintegritas dalam menjalankan tugas. Kinerja Irda Cianjur layak menjadi contoh, dimana hasil pengawasan disampaikan langsung ke publik dengan transparan,” pungkasnya. (Tim)




















