Konsultan pengawas proyek diharapkan dapat menjalankan tugas dan fungsinya secara profesional untuk memastikan mutu, kuantitas, dan penggunaan material sesuai dengan RAB yang telah ditetapkan. Dugaan penggunaan material di bawah standar ini berpotensi menimbulkan kerugian negara serta menurunkan kualitas bangunan sekolah yang tengah direvitalisasi.
Masyarakat berharap Dinas terkait segera turun tangan untuk melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan pembangunan SMP Negeri 3 Baregbeg ini. Hingga berita ini diterbitkan, pihak P2SP SMP Negeri 3 Baregbeg belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan tersebut. (B-S)



















