“Harapannya, dari turnamen ini lahir pemain-pemain andal yang membanggakan Kabupaten Sumedang, bisa bermain di Persib Bandung, bahkan memperkuat Tim Nasional Indonesia,” kata Dony.
Menurutnya, kompetisi menjadi bagian penting dalam proses pembentukan atlet, baik dari sisi kemampuan, mental bertanding, maupun sportivitas. Karena itu, penyelenggaraan yang berkelanjutan diharapkan memberi kesempatan lebih luas bagi pemain muda untuk mengembangkan potensinya.
Bupati Dony juga mengapresiasi Yoshua Sirait atas dukungannya terhadap kemajuan sepak bola di Kabupaten Sumedang. Ia berharap penyelenggaraan berikutnya dapat terus ditingkatkan, baik dari segi kualitas pertandingan maupun pembinaan atlet.
“Tidak akan ada kemajuan tanpa kita ikut berkompetisi. Tidak akan ada perubahan tanpa kita ikut berkompetisi. Bukan hanya tentang siapa yang menang, tetapi juga siapa yang terus belajar untuk menjadi pemenang,” tuturnya.
Dengan rencana penyelenggaraan setiap tahun, Piala Dony Yoshua diharapkan menjadi salah satu ruang pembinaan sepak bola usia muda di Sumedang, sekaligus memperkuat ekosistem olahraga daerah melalui kompetisi yang berkesinambungan dan dukungan berbagai pihak ( Yus is )




















