“Hasil musyawarah desa menetapkan bahwa yang utama adalah memperhatikan kebutuhan guru-guru serta gaji bagi kader Posyandu dan Linmas,” jelasnya. Asep juga menambahkan, “Apalagi Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya juga memperhatikan kelompok guru Diniyah, kader Posyandu, dan Linmas.”Kepala Desa Cipatujah: Meski Anggaran Dipangkas 70 Persen, Pelayanan Masyarakat Tetap Diutamakan
Tasikmalaya, 26 Januari 2026 – Kepala Desa Cipatujah, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Asep, mengutarakan curahatannya kepada Gema Priangan dalam wawancara yang berlangsung di ruang kerjanya pada hari Senin (26/1/2026).
Menurutnya, anggaran Dana Desa dan Alokasi Dana Desa (ADD) Kabupaten Tasikmalaya mengalami pemangkasan hingga 70 persen, yang membuat pihaknya menghadapi dilema akibat keterbatasan anggaran. Namun demikian, hal tersebut tidak dianggap sebagai masalah besar. “Dana pangkas nga apa apa, cuma di dilema aja,” ucap Asep.
Pemerintah Desa Cipatujah tidak akan fokus pada pembangunan besar-besaran. Prioritas utama telah disepakati melalui musyawarah desa, yaitu memenuhi harapan dan kebutuhan guru Diniyah, kader Posyandu, serta anggota Linmas, termasuk memperhatikan kebutuhan guru dan gaji bagi kader serta Linmas.
“Hasil musyawarah desa menetapkan bahwa yang utama adalah memperhatikan kebutuhan guru-guru serta gaji bagi kader Posyandu dan Linmas,” jelasnya. Asep juga menambahkan, “Apalagi Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya juga memperhatikan kelompok guru Diniyah, kader Posyandu, dan Linmas.”( anwar)




















