Kabupaten Tasikmalaya, gemapriangan.comĀ Forum Wartawan Priangan (FORWAPI) menyoroti maraknya dugaan oknum yang mengatasnamakan profesi wartawan dengan mendatangi berbagai proyek pekerjaan infrastruktur. Modus yang kerap dilakukan yakni mengaku sebagai wartawan dari media cetak maupun online, memperlihatkan Kartu Tanda Anggota (KTA), serta berdalih melakukan kontrol sosial.
Ketua Umum FORWAPI, Halim Saepudin, menyayangkan fenomena tersebut karena dinilai dapat mencoreng citra dan kehormatan profesi jurnalistik. Menurutnya, wartawan sejatinya bertugas mencari, mengolah, dan menyajikan informasi kepada publik berdasarkan fakta serta berpedoman pada kode etik jurnalistik, bukan menjadikan profesi sebagai sarana untuk memperoleh keuntungan pribadi.
“Yang sangat kami sesalkan adalah apabila ada oknum yang mengatasnamakan wartawan, kemudian pada akhirnya diduga meminta sejumlah uang dengan berbagai alasan, seperti uang silaturahmi maupun pengganti bensin. Praktik seperti itu sangat mencederai marwah pers dan merusak kepercayaan masyarakat terhadap profesi wartawan,” tegas Halim. Kamis (30/07/2026).
Ia menambahkan bahwa kontrol sosial memang merupakan bagian dari fungsi pers. Namun, pelaksanaannya harus dilakukan secara profesional, independen, dan berlandaskan kepentingan publik, bukan dijadikan alasan untuk melakukan tindakan yang bertentangan dengan etika profesi maupun peraturan perundang-undangan.




















