Ustad setempat juga hawatir terkait mandeg nya anggaran dari Yayasan ini. Kami was was dengan keterlambatan pengerjaan ini, yang di takutkan program pembangunan ini tidak sesuai yang di harapkan masyarakat. Sedangkan saya pribadi was was karena sayalah yang bertanggung jawab terkait bangunan ini. Yang jadi gelisah bagi kami, ini mesjid tempat pembinaan pengajian anak anak warga di kampung ini, sekarang mereka jadi berantakan karena tidak ada tempat untuk belajar ngaji. Ini yang jadi kebingungan bagi kami sebagai pengasuh Santri dan sebagai penanggung jawab pembangunan ini. Jadi kami berharap pihak yang terkait pembangunan mesjid ini segera mengusahakan agar anggaranya segera turun. Sekarang kami tutup dulu para pekerja karena kebingungan untuk upah kerjanya. Kami akan berusaha dulu menghubungi pihak Yayasan yang ada di Majalengka. Semoga saja mesjid ini bisa tuntas sesuai harapan kita semua..ucapnya.( HS)
Warga Masyarakat Keluhkan Pembangunan Mesjid Belum Juga Ada Pemberesan



















