Masyarakat berharap pemerintah daerah, khususnya Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya, segera membuka mata dan telinga terhadap keluhan warga. Mereka menilai, sudah beberapa kali terjadi pergantian pimpinan daerah maupun gubernur, namun perbaikan jalan tak kunjung terealisasi.
“Kami juga bayar PBB, Pak Bupati. Tapi kenapa jalan di Dusun Ciranca, Desa Nagrog, seperti diabaikan begitu saja,” tambah Asep Hilman.
Aksi simbolis menanam pohon pisang ini menjadi pesan kuat bagi pemerintah bahwa warga sudah jenuh dengan janji perbaikan yang tak kunjung terwujud, dan menuntut adanya langkah nyata agar akses jalan desa bisa kembali layak digunakan. (Anwar)




















