Tak hanya anak sekolah, jalan rusak ini juga menyulitkan warga saat membawa orang sakit. Seringkali pasien terpaksa digotong menggunakan sarung karena kendaraan tak bisa melintas.
Warga berharap suara kecil mereka didengar Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, serta Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin. Mereka meminta agar perbaikan jalan segera direalisasikan, terutama akses Dusun Ciranca – Desa Nagrog yang menghubungkan ke Desa Sukahurip.
“Infrastruktur jalan yang layak adalah hak kami juga. Anak-anak butuh jalan yang aman supaya bisa sekolah dengan nyaman,” tutur Asep lirih.
Perjuangan siswa SD Ciranca kini menjadi simbol nyata semangat belajar di tengah keterbatasan. Masyarakat pun berharap, janji manis para pemimpin daerah segera diwujudkan agar jalan Dusun Ciranca tak lagi menjadi ‘jalan kasep mulus’ hanya dalam slogan, tetapi benar-benar dirasakan masyarakat. (Anwar)




















