Selain penguatan kehidupan keagamaan, Bupati Dony juga mengajak masyarakat berpartisipasi dalam program Perlindungan Sosial (Perlinsos) yang tengah dikembangkan pemerintah daerah.
Ia menegaskan, pendaftaran Perlinsos terbuka bagi seluruh masyarakat, baik yang merasa mampu maupun kurang mampu, termasuk warga yang sudah maupun belum menerima bantuan sosial.
Menurutnya, keikutsertaan masyarakat penting untuk membantu pemerintah memperbarui dan memvalidasi data sehingga bantuan sosial dapat diberikan secara lebih tepat sasaran dan transparan.
“Tujuannya supaya bantuan sosial tepat sasaran dan lebih transparan. Masyarakat yang berhak harus mendapatkan haknya,” tegasnya.
Ia menjelaskan, data Perlinsos akan terintegrasi dengan berbagai sumber data pemerintah untuk mendapatkan gambaran kondisi sosial ekonomi masyarakat secara lebih komprehensif.
Jika terdapat data yang dinilai tidak sesuai, masyarakat juga diberikan ruang untuk menyampaikan sanggahan dan melakukan klarifikasi.
Bupati Dony pun meminta masyarakat memahami terlebih dahulu mekanisme program sebelum memberikan penilaian.
“Pertama, kita harus berprasangka positif. Kedua, memahami tentang berbagai program pemerintah sebelum memberikan sebuah kesimpulan, apalagi penilaian atas program tersebut,” katanya.
Ia menekankan, inti dari program Perlinsos adalah memastikan masyarakat yang benar-benar membutuhkan mendapatkan perlindungan dan bantuan sesuai dengan haknya.
“Intinya, masyarakat yang berhak harus dapat. Kita ingin melindungi yang lemah dan memastikan bantuan diberikan kepada yang memang berhak,” pungkasnya.( Yus is )




















