Rencana audiensi tersebut akan difokuskan pada permintaan penjelasan resmi dari Pemerintah Desa terkait penggunaan dana desa dalam beberapa periode anggaran terakhir. Jika tidak ada kejelasan dan tanggapan memadai, masyarakat berkomitmen untuk membawa persoalan ini ke Inspektorat Daerah serta Aparat Penegak Hukum (APH).
Sikap tegas warga ini mencerminkan meningkatnya kesadaran dan kontrol sosial masyarakat terhadap pentingnya transparansi serta akuntabilitas penggunaan anggaran di tingkat desa. “Kami ingin pembangunan desa berjalan, tapi jangan sampai uang rakyat disalahgunakan. Ini bukan soal politik, ini soal keadilan dan tanggung jawab,” lanjut perwakilan warga.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Desa Sukajaya belum memberikan tanggapan resmi terkait tuntutan masyarakat. Sementara itu, warga tengah menghimpun dokumentasi dan bukti awal dugaan penyimpangan untuk diserahkan kepada pihak terkait sebagai dasar laporan resmi. (Aher Forwapi)



















