Dari program tersebut mendapatkan empat ruang kelas satu WC yang di kerjakan swakelola. dengan anggaran Rp 649.897.490 dari anggaran revit dari Kemendikdasmen.
Ketua panitia swakelola Asep Hidayat SE. Saat di wawancara Media gemapriangan mengatakan bahwa, Alhamdulillah kita sebagai unsur masyarakat ingin mensukseskan pembangunan ini dengan hasil yang memuaskan bagi kita semua terutama bagi Sekolah. Harapan kami ke pemerintah untuk tetap SMPN ini menjadi prioritas ke depan. Karena masih banyak ada bebera kekurangan ruang kelas, karena semakin bertambahnya Siswa. Selain itu kekurangan mebeler tiga ruang kelas. Sehingga para Siswa belajar masih pakai terval agar kegiatan belajar tetap berjalan. Jadi harapan kami pada tahun 2027 bisa terkaper baik untuk ruang maupun mebeler termasuk sumur bor karena air bersih sangat di butuhkan.
Lebih lanjut Asep menyampaikan bahwa, Sekolah merupakan awal perjuangan para siswa untuk mengarungi kehidupan di masa yang akan datang. Jadi sarana dan prasarana sangat penting untuk menunjang perjalanan pendidikan mereka para siswa. Termasuk peralatan yang sudah kami sebutkan tadi yaitu mebeler. Dengan adanya bantuan revit ini, kami ucapkan terimakasih kepada Pemerintah. Mudah mudahan dengan di perbaiki ruangan Sekolah ini bisa membangkitkan dan semangat para Siswa untuk lebih meningkatkan kualitas serta mutu pendidikan para siswa lebih berkualitas. Ucapnya.( HS)




















