Ia menekankan bahwa pembangunan di kawasan TMP tidak hanya sekadar pekerjaan fisik, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga kehormatan para pahlawan yang dimakamkan di lokasi tersebut.
“Tempat ini adalah simbol penghormatan bagi para pahlawan. Maka tidak boleh ada kompromi terhadap kualitas,” tegasnya.
Rahmat Sirhegan juga membuka ruang apabila masyarakat membutuhkan klarifikasi terkait proses pembangunan. Ia berharap pekerjaan dapat selesai tepat waktu dan memberikan hasil maksimal, sehingga TMP Garut semakin layak, tertata, dan nyaman bagi keluarga peziarah maupun masyarakat umum.
Program rehabilitasi ini diharapkan mampu meningkatkan tampilan, keamanan, serta kenyamanan lingkungan TMP sebagai salah satu lokasi bersejarah yang menyimpan jejak perjuangan para pahlawan nasional maupun daerah. Pemerintah daerah menegaskan, menjaga kerapihan dan kelayakan taman makam merupakan bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan.




















