Herdiat juga mengingatkan bahwa keberhasilan tidak selalu ditandai dengan kemenangan. Menurutnya, setiap kekurangan maupun kegagalan harus menjadi pengalaman untuk terus belajar dan berkembang.
“Yang paling penting adalah bagaimana kita tetap berani melangkah, tetap rendah hati ketika berhasil, dan tetap tegar ketika menghadapi kegagalan,” pesannya.
Ia menegaskan, seorang Pramuka sejati bukanlah mereka yang tidak pernah menghadapi kesulitan, melainkan mereka yang mampu menghadapi tantangan dengan keberanian, kedisiplinan dan semangat pantang menyerah.
Sementara itu, Ketua Kwarcab Ciamis Nanang Permana melaporkan, Jamnas XII akan diikuti oleh kontingen dari 514 kabupaten/kota se-Indonesia serta peserta dari sejumlah negara tetangga. Kontingen Ciamis sendiri berjumlah 32 orang.
Kontingen tersebut terdiri dari satu regu putra sebanyak 16 orang dan satu regu putri sebanyak 16 orang, ditambah dua pendamping putra, dua pendamping putri serta masing-masing satu pimpinan kontingen putra dan putri. Para peserta merupakan kader Pramuka golongan Penggalang dari berbagai kecamatan yang dipilih melalui proses seleksi.
Nanang berharap keikutsertaan Pramuka Ciamis dalam Jamnas XII dapat menjadi pengalaman berharga untuk meningkatkan kemandirian, kepemimpinan, wawasan dan persaudaraan.
(ETY)




















