“Jangan terlalu bergantung pada program pemerintah, karena itu sudah ada pos dan aturannya. Kami wajib menggali potensi desa semaksimal mungkin demi kemandirian keuangan desa. Alhamdulillah, walaupun belum maksimal, sudah ada beberapa sumber pendapatan yang masuk ke kas desa,” jelasnya.
Lebih lanjut, Yanto menyampaikan bahwa penting bagi desa memiliki cadangan kas untuk keperluan mendesak, terutama jika ada warga yang membutuhkan bantuan, seperti dalam urusan kesehatan atau sosial lainnya.
“Kami akan terus berjuang untuk mencari celah dan peluang agar desa memiliki pendapatan di luar program resmi. Karena jika kas desa kosong, akan menyulitkan saat ada kebutuhan darurat dari masyarakat,” katanya.
Selain fokus pada tata kelola pemerintahan, Kades Yanto juga mengedepankan pengelolaan lingkungan hidup sebagai bagian dari pelayanan langsung kepada masyarakat. “Semua yang kami lakukan ini berlandaskan pada aturan yang berlaku. Kami ingin desa kami maju dan mandiri,” pungkasnya. (Halim)




















