Sementara itu, Head of Corporate Communication and External Relations PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk, Dian Astriana, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya melalui bidang pendidikan.
Ia menjelaskan, Bijak Jajan Cinta Bumi merupakan program yang menggabungkan edukasi keamanan pangan jajanan anak sekolah dengan kepedulian terhadap lingkungan.
“Program ini kami hadirkan karena kami percaya pendidikan merupakan faktor penting dalam membangun budaya dan karakter positif pada anak sejak dini,” ujar Dian.
Dian menyebutkan, program tersebut memasuki tahun kedua pelaksanaannya di wilayah Jawa Barat dan akan menjangkau sekitar 30 sekolah di Kabupaten Sumedang, Kota Bandung dan Kabupaten Bandung, dari jenjang SD hingga SMP/SMA/SMK sesuai sasaran program.
Dalam kegiatan di SDN Tegal Kalong, siswa mendapatkan edukasi secara interaktif mengenai tiga hal utama, yakni kecermatan memilih jajanan, perilaku hidup bersih dan sehat, serta kepedulian terhadap lingkungan.
Siswa diajak memahami cara membaca label kemasan, mengecek izin edar dan tanggal kedaluwarsa, serta mengenali potensi cemaran fisik, kimia dan biologis pada makanan.
Mereka juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya memilih tempat membeli jajanan yang bersih, memastikan makanan tertutup dan dikemas dengan baik, serta membiasakan mencuci tangan sebelum dan sesudah makan.
Tidak hanya soal pangan, siswa juga dikenalkan dengan pengelolaan sampah kemasan, termasuk Multilayer Plastic (MLP) yang banyak ditemukan pada kemasan makanan dan minuman.
Konsep 4R, yaitu reduce, reuse, recycle, dan return to earth, turut diperkenalkan sebagai bagian dari pembiasaan mengurangi dampak sampah terhadap lingkungan.
Sebagai bagian dari kegiatan, Garudafood menyerahkan secara simbolis satu unit dropbox sampah kemasan yang dibuat dari hasil daur ulang sekitar 42 kilogram sampah kemasan saset atau Multilayer Plastic (MLP) produk Garudafood kepada SDN Tegal Kalong.
Penyerahan tersebut dilanjutkan dengan praktik langsung oleh para siswa untuk memilah dan membuang sampah kemasan sesuai jenisnya.( Yus is )




















