“Kami tegaskan, isu yang menyebut FORWAPI sudah ada kesepakatan dengan oknum itu sama sekali tidak benar. Kami tidak pernah bermain mata. Justru kami akan terus melakukan investigasi di lapangan, mengumpulkan bukti-bukti tambahan untuk melaporkan oknum tersebut ke pihak berwenang, bila perlu kami akan laporkan secara langsung ke Kejagung RI ataupun Mabes Polri,” tegas Halim.
Selain itu, Halim juga mengungkapkan bahwa pihak kami dari FORWAPI akan segera melakukan jumpa pers kembali dengan pihak kejaksaan kabupaten Tasikmalaya dengan membawa bukti-bukti tambahan serta melaporkan langsung ke pihak kejaksaan, ungkapnya
FORWAPI berkomitmen untuk mengungkap fakta yang sebenarnya demi menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga penegak hukum dan mencegah praktik-praktik yang merugikan masyarakat desa. (AD/WK)




















