Dinding rumahnya jebol akibat tertimpa material tanah dari tebing yang longsor. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Kepala Desa Kujang, Hendra Permana, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pendataan dan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya melalui Dinas PUPRLTH.
“Betul telah terjadi jalan retak sekitar 20 meter dan longsoran tanah di jalan desa serta satu rumah warga yang terdampak. Kami sudah melaporkan kejadian ini ke pihak Pemda untuk segera ditindaklanjuti,” ujar Hendra.
Sementara itu, Sekretaris Desa Kujang, Abdul Kodir, menambahkan bahwa warga baru mengetahui adanya retakan dan longsoran pada pagi hari, setelah melihat kondisi jalan dan rumah warga yang rusak.
“Kami berharap pemerintah kabupaten segera melakukan perbaikan, karena jalan tersebut merupakan akses utama masyarakat,” ungkapnya.
Peristiwa ini menambah daftar kerusakan infrastruktur akibat tingginya curah hujan di wilayah selatan Kabupaten Tasikmalaya dalam beberapa hari terakhir. Warga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, terutama di daerah yang memiliki kontur tanah labil dan dekat dengan tebing. (Anwar)




















