Kab. Tasikmalaya, gemapriangan.com — Potret perjuangan para siswa Sekolah Dasar (SD) Ciranca, Desa Nagrog, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, menempuh pendidikan di tengah kondisi jalan rusak parah, berlumpur, dan licin, viral di media sosial. Video yang memperlihatkan anak-anak sekolah terguling dan jatuh saat melintasi jalan tanah merah yang becek, menarik simpati luas dari netizen.
Dalam video yang beredar, para siswa kecil itu menyampaikan harapan sederhana kepada pemerintah. Mereka ingin bisa bersekolah tanpa harus melewati jalan setapak terjal, penuh lumpur, dan tergenang air. Jalan yang sudah rusak lebih dari 10 tahun itu bahkan tak jarang menyebabkan anak-anak terpeleset dan terjatuh ketika berangkat sekolah.
“Kalau berangkat sekolah, jalannya rusak, setiap hari lewat situ. Banyak teman yang terpeleset,” ujar Asep, siswa kelas 2 SD Ciranca, saat diwawancarai Pangandaran News.
Warga Dusun Ciranca pun mengaku sudah lelah menikmati jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki. Mereka menyayangkan ketimpangan pembangunan infrastruktur di daerah-daerah terpencil, padahal mereka juga taat membayar pajak bumi dan bangunan (PBB).
“Kami juga warga Kabupaten Tasikmalaya, kami bayar PBB juga. Kenapa akses jalan Dusun Ciranca masih seperti ini? Mohon kepada Bupati dan Wakil Bupati yang baru supaya memperhatikan nasib kami,” ucap salah seorang warga.




















