Kab. Tasikmalaya, gemapriangan.com — Warga Desa Dirgahayu, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, kembali menyoroti kondisi jalan di persimpangan dekat Kantor Dinas Pertanian Kecamatan Kadipaten yang dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan. Semak belukar yang tumbuh liar di sekitar tikungan disebut-sebut menghalangi pandangan pengendara dan diduga menjadi penyebab berulangnya kecelakaan lalu lintas di lokasi tersebut.
Keluhan warga bukan tanpa alasan. Menurut keterangan sejumlah warga dan saksi mata, kecelakaan di titik itu sudah berulang kali terjadi, baik melibatkan kendaraan roda dua maupun roda empat. Minimnya perhatian dari pemerintah desa membuat warga geram karena hingga kini tidak ada langkah nyata untuk membersihkan area rawan kecelakaan tersebut.
Peristiwa terbaru kembali terjadi saat sebuah kendaraan minibus jenis Kijang terlibat tabrakan dengan sepeda motor di lokasi yang sama. Akibat insiden tersebut, pengendara motor beserta penumpangnya mengalami luka ringan setelah diduga kehilangan pandangan akibat tertutup semak rimbun di bahu jalan.
“Ini bukan kejadian pertama. Sudah sering terjadi kecelakaan di sini, tapi seperti dibiarkan begitu saja,” ujar salah seorang warga dengan nada kecewa.
Warga menilai, Pemerintah Desa Dirgahayu seolah tutup mata terhadap ancaman keselamatan masyarakat. Padahal, menurut mereka, tugas aparatur pemerintah desa tidak hanya sebatas pelayanan administrasi di kantor, tetapi juga memastikan keamanan dan kenyamanan lingkungan bagi masyarakat.




















