Menyanggapi hal tersebut, Ketua Umum Forwapi Halim Saepudin menegaskan bahwa penguatan ekonomi anggota menjadi salah satu agenda prioritas kepengurusan periode ini. Forwapi kini tengah menjajaki kerja sama dengan berbagai pihak untuk mendorong perusahaan media lokal agar lebih memperhatikan regulasi pengupahan.
“Kami tidak hanya menuntut hak secara normatif, tetapi juga mendorong anggota untuk meningkatkan kompetensi. Jurnalis yang berkompeten memiliki posisi tawar yang lebih kuat. Selain itu, Forwapi juga sedang merancang program pemberdayaan ekonomi kreatif berbasis komunitas untuk anggota,” ujarnya saat ditemui di Sekretariat Forwapi, Rabu (28/10/2026).
Melalui upaya ini, Forwapi berkomitmen menjadi garda terdepan yang tidak hanya menuntut profesionalisme di ruang redaksi, tetapi juga memastikan dapur para anggotanya tetap mengepul dengan layak. Namun apalah daya jika para pengurus forwapi itu sendiri tidak menjalankan visi misi yang di gagas forwapi.
Dua Tahun berjalan belum ada perubahan yang signifikan sesuai yang diharapkan kita semua. Mengapa ini terjadi? Belum berkembangnya forwapi, di karenakan para pengurus Dewan Pimpinan Pusat( DPP) masing-masing tidak menjalankan tugas dan fungsi sebagaimana mestinya, Tidak menjalankan perintah ADART Forwapi dan juga kekurangan rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap kemajuan Organisasi.tegasnya.( Yusman)




















