Ia menegaskan, Pemkab Sumedang bersama BBWS Citarum akan melakukan penanganan fungsional dalam waktu dekat. Sementara untuk jangka panjang, pemerintah daerah akan terus memperjuangkan penanganan permanen kepada Kementerian Pekerjaan Umum.
“Ke depannya mudah-mudahan kita sama-sama perjuangkan ke Kementerian PU. Tahun depan mudah-mudahan bisa ditangani secara permanen,” ujarnya.
Selain kondisi badan jalan, aspek penerangan juga menjadi perhatian. Pemkab Sumedang akan berkoordinasi dengan BBWS untuk memasang penerangan jalan umum di sejumlah titik yang dianggap rawan.
Pemanfaatan lampu tenaga surya atau solar cell menjadi salah satu opsi yang dipertimbangkan, terutama dengan memanfaatkan infrastruktur yang sudah tersedia di lokasi.
“Untuk titik-titik yang rawan, insyaallah PJU akan kami pasang. Nanti PU dan BBWS berkoordinasi menentukan titik rawannya,” kata Dony.
Jalan Lingkar Sadawarna memiliki peran penting karena menghubungkan sejumlah desa dan menjadi akses masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Karena itu, Bupati menegaskan pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur tersebut membutuhkan kolaborasi lintas kewenangan.
“Kita akan berkolaborasi dengan BBWS Citarum untuk segera melakukan pekerjaan ini. Ke depan, kita sudah mengusulkan kepada Kementerian PU agar penanganannya dapat dibangun secara permanen,” pungkasnya.( Yus is )




















