Dalam pemaparannya, narasumber dari Kasubdit Bintibsos, Sumi M, menekankan bahwa peran aktif masyarakat menjadi kunci dalam menjaga stabilitas keamanan. Menurutnya, peningkatan kesadaran hukum dan kewaspadaan terhadap potensi gangguan seperti premanisme, radikalisme, dan terorisme harus terus diperkuat.
Sementara itu, perwakilan dari Kesbangpol Provinsi Jawa Barat menyoroti pentingnya peran keluarga dalam membentengi generasi muda. Ia menilai bahwa perhatian terhadap anak dan remaja sejak dini menjadi langkah strategis dalam mencegah penyebaran paham radikal.
Pandangan tersebut diperkuat oleh Ketua MUI Provinsi Jawa Barat yang menegaskan bahwa penguatan nilai keimanan dan ketakwaan merupakan fondasi utama dalam membangun karakter generasi muda agar tidak mudah terpengaruh oleh ideologi menyimpang.
Secara keseluruhan, kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen bersama antara aparat, pemerintah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan harmonis, khususnya di wilayah Jawa Barat.
Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh kehangatan, ditutup dengan pemberian cendera mata kepada perwakilan organisasi yang hadir serta doa bersama sebagai harapan akan terciptanya kamtibmas yang kondusif dan berkelanjutan. (Aher Forwapi)




















