” Adapun biaya Pelantikan tersebut itu urusan Panitia Pelaksana dan hasil musyawarah bersama keluarga sebagai rasa sukur orang tua karna putranya lolos seleksi dan di angkat menjadi Perangkat desa.
“Jadi isu yang beredar di salah satu media online, bahwa kepala desa Mulyasari menerima uang untuk biaya pelantikan pada tahun 2022 itu tidak benar ungkap H.Didin Senin (06/08/25).
H. Didin kepala desa Mulyasari juga menambah klo memang itu di bilang pungutan liar (pungli),pungli nya dari mana…? Adapun biaya pelantikan itukan sudah hasil musyawarah antara panitia dan keluarga Rifta Asmara dan itu tidak keberatan karna sebagai ucapan rasa syukur pungkas H. Didin. (Tim)




















