“Tema Indonesia Berdaulat, Indonesia Sejahtera yang kita usung pada perayaan HUT RI ke-80 ini adalah pengingat bahwa NKRI harga mati. Kita tidak ingin ada perpecahan, khususnya di Desa Hegarwangi yang terdiri dari berbagai suku, ras, dan agama. Kemerdekaan ini harus kita maknai sebagai kemerdekaan yang hakiki,” tegasnya.
Usai upacara, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan berbagai perlombaan yang digelar oleh Pemerintah Desa Hegarwangi bersama panitia peringatan HUT RI. Mulai dari lomba tradisional, jalan santai, hingga turnamen olahraga seperti sepak bola dan bola voli, turut memeriahkan perayaan kemerdekaan di desa tersebut.
Kepala Desa Hegarwangi Muhammad Taufan Firmansyah, yang juga pengurus DPK APDESI Kecamatan Bantarkalong, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh panitia dan masyarakat.
“Kesuksesan acara ini berkat kerja sama solid antara pemerintah desa, panitia PHBN, dan seluruh warga. Segala persiapan dilakukan dengan matang, mulai dari dekorasi lapangan hingga koordinasi, sehingga acara berjalan lancar dan khidmat,” ungkapnya.
Perayaan HUT RI ke-80 di Desa Hegarwangi ini menjadi momentum kebersamaan sekaligus tekad bersama untuk terus membangun desa yang lebih maju dan sejahtera. (Anwar)




















