Ia juga mengatakan , lokasi pelantikan bukanlah hal yang paling penting, yang harus meriah dan mengeluarkan anggaran yang banyak melainkan substansi dari pelantikan itu sendiri dan kesungguhan dalam menjalankan amanah sesuai dengan perintah undang-undang. “Kita harus melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya,” tambahnya.
Bupati juga mengingatkan para pejabat publik untuk niat tulus dalam menjalankan tugas. “Sebagai pejabat publik, kita harus siap untuk melayani masyarakat, baik dalam acara hajatan, kelahiran, maupun saat ada warga yang sakit yang memerlukan bantuan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan permasalahan infrastruktur di daerahnya. “Kita tahu bersama bahwa banyak jalan yang rusak, dengan hanya 56% yang layak pakai. Artinya, ada 44% dari total 1230 km jalan yang mengalami kerusakan, yaitu sekitar 526 km,” papar Bupati.
Di akhir sambutannya, Bupati menugaskan Wakil Bupati untuk hadir di DPRD menyampaikan rapat paripurna tentang pembahasan perubahan APBD tahun 2025, di mana 70% sudah terserap dan sisa 30% belum digunakan dan sisi Anggaran ini akan di gunakan sebaik mungkin demi kepentingan Masyarakat. (Red)




















