banner 728x250

FKDT dan IKTSAR Rancah Semarakkan Hari Santri Nasional dengan Pawai Akbar dan Kreasi Seni

  • Share
banner 468x60

 

*CIAMIS,Jawa Barat, Gema Priangan. Com ///Dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional (HSN) 2026,Forum komunikasi Diniyah (FKDT) dan IKTSAR Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis menggelar Kegiatan Pawai Taaruf Santri yang berlangsung meriah, tertib, dan penuh kekompakan yang bertempat di Lapangan Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis,(21-10-2026)

Example 300x600

Kegiatan Pawai Taaruf tahun ini sangat meriah dengan melibatkan para santri yang menunjukan semangat kebersamaan dan mengusung tema *”Membangun Sinergitas Pesantren, Para Santri, dan Seluruh Unsur Tokoh Masyarakat yang ada di Kecamatan Rancah.”*

Tema ini menjadi pengikat kebersamaan antara pesantren, santri, pemerintah, dan masyarakat.

Kegiatan Pawai Taaruf ini dihadiri lengkap oleh unsur *Prokopimcam Kecamatan Rancah Kabupaten Ciamis*, *Camat Rancah*, *Koramil Rancah*, *Kapolsek Rancah*, *MUI Kecamatan Rancah*, *DMI Kecamatan Rancah*, *seluruh jajaran Kepala Desa se-Kecamatan Rancah*, *Tokoh Masyarakat, Tokoh Ulama, Tokoh Agama, Pimpinan Pondok Pesantren, para Kiai, Ustadz, Ketua Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), Tokoh Pemuda*, serta jajaran *Panitia Penyelenggara* dan ribuan masyarakat.

Kehadiran seluruh unsur Forkopimcam dan seluruh tokoh ulama menjadi bukti nyata kekompakan yang sudah terbangun sejak lama di Kecamatan Rancah.

Pada malam harinya, rangkaian kegiatan akan dilanjutkan dengan *Tabligh Akbar yang mengundang Penceramah dari Cianjur* sebagai penceramah utama. Tabligh Akbar tersebut akan menjadi siraman rohani bagi para santri dan masyarakat se-Kecamatan Rancah menjelang puncak Hari Santri yang jatuh pada hari kamis 22 Oktober 2026.

Peserta yang dilibatkan dalam Pawai Taaruf ini berjumlah *kurang lebih 3.500 peserta*. Para peserta tersebut berasal dari *tingkat SD, MI, dan Sekolah Diniyah se-Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis.*

Dalam kegiatan ini Ketua Panitia penyelenggara *Dedi Mulyadi, M.Pd.* menjelaskan bahwa jumlah 3.500 tersebut belum mencakup keseluruhan siswa, karena tidak semua kelas diikutsertakan dengan pertimbangan teknis, keterbatasan, dan ketertiban di lapangan.

Untuk persiapan kegiatan ini, telah di atur dan dilakukan oleh panitia sejak satu minggu terakhir, mulai dari pengadaan fasilitas, rapat koordinasi lintas sektor bersama Prokopimcam, Camat, Koramil, Polsek, Kepala Desa, MUI, hingga penyiapan tim bantuan kesehatan di lapangan.”ujar Dedi.

Dalam kesempatan ini juga Dedi menyampaikan pesan untuk semua para peserta santri yang mengikuti Pawai Taaruf,,agar semuanya para santri dari tingkat SD/MI dan Sekolah Diniyah se-Kecamatan Rancah senantiasa menjaga semangat, menjaga kekompakan, menjaga akhlak, serta menjadikan momentum mempererat tali silaturahmi antarsantri, tenaga pendidik dan masyarakat, Hari Santri sebagai motivasi untuk lebih giat mengaji dan menuntut ilmu.”ucapnya.

Dedi juga menegaskan makna dari kegiatan Pawai Taaruf ini bukan sekadar pawai keliling, tetapi memiliki makna yang mendalam.

Pertama, sebagai syiar Islam dan syiar Hari Santri. Kedua, sebagai bentuk penyambutan Hari Santri Nasional tanggal 22 Oktober. Ketiga, sebagai wujud eksistensi dan kebersamaan santri di tengah masyarakat. Keempat, untuk mengenang kembali sejarah perjuangan para ulama dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

banner 325x300
banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!