banner 728x250

BAZNAS Kabupaten Ciamis Berhasil Menjadi Percontohan dalam Penyaluran Dana Infak

  • Share
banner 468x60

 

Ciamis, 14 Agustus 2026
Gema Priangan

Example 300x600

Ciamis — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis terus menunjukkan komitmennya dalam mengelola dan menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah secara tepat sasaran. Konsistensi tersebut menjadikan sejumlah program BAZNAS Kabupaten Ciamis mendapat perhatian positif dan dinilai layak menjadi rujukan bagi daerah lain.

Keberhasilan tersebut tercermin melalui berbagai program unggulan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, di antaranya Ciamis Sehat, Ciamis Sejahtera, Ciamis Peduli, Ciamis Cerdas, dan Ciamis Agamis.

Program-program tersebut tidak sekadar menjadi agenda kelembagaan, tetapi diarahkan sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat. Dana yang dihimpun dari para muzaki dan munfiq dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk bantuan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi para mustahik.

Konsep “dari masyarakat untuk masyarakat” menjadi salah satu semangat utama dalam pengelolaan dana infak. Bantuan diberikan kepada warga yang benar-benar membutuhkan, mulai dari perbaikan rumah tidak layak huni (Rutilahu), bantuan pengobatan bagi masyarakat yang sedang menghadapi persoalan kesehatan, hingga dukungan biaya pendidikan bagi keluarga yang mengalami keterbatasan ekonomi.

Tidak berhenti pada bantuan konsumtif, BAZNAS Kabupaten Ciamis juga berupaya mendorong masyarakat agar mampu bangkit secara ekonomi. Bagi masyarakat kurang mampu yang memiliki kemauan untuk menjalankan usaha, BAZNAS dapat memberikan dukungan permodalan melalui skema yang tidak membebani penerima dengan bunga.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat sekaligus meminimalisasi ketergantungan warga terhadap praktik pinjaman berbunga tinggi maupun lembaga pembiayaan yang tidak memiliki legalitas jelas.

Menjadi Rujukan Daerah Lain

Kinerja dan inovasi BAZNAS Kabupaten Ciamis dalam mengelola serta mendistribusikan dana umat turut menarik perhatian dari berbagai daerah. Sejumlah pihak dari kota maupun provinsi lain disebut datang ke Ciamis untuk melakukan studi banding, mempelajari pola pengelolaan, mekanisme penyaluran, serta pendekatan pemberdayaan yang diterapkan.

Fenomena tersebut menjadi indikator bahwa pengelolaan zakat dan infak tidak hanya membutuhkan kemampuan menghimpun dana, tetapi juga memerlukan tata kelola yang transparan, akuntabel, profesional, serta mampu menjawab persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.

banner 325x300
banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!