Kab. Tasikmalaya, gemapriangan.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan di SDN 1 Cibahayu kecamatan Kadipaten menuai sorotan dari para orang tua siswa. Sorotan tersebut muncul setelah pembagian jatah MBG dilakukan saat masa libur sekolah, di mana para siswa tetap diminta datang ke sekolah untuk mengambil paket makanan secara langsung. Selasa (30/12/2025)
Dalam pelaksanaannya, siswa dan siswi mengambil jatah MBG masing-masing dengan membawa pulang paket makanan ke rumah. Namun, sejumlah orang tua mengeluhkan isi menu yang dinilai kurang bervariasi dan belum mencerminkan kebutuhan gizi seimbang bagi anak-anak usia sekolah.
Berdasarkan keterangan beberapa wali murid, menu MBG yang dibagikan untuk jatah siswa selama tiga hari berturut-turut terbilang kurang maksimal, yakni terdiri dari satu kotak susu, satu bungkus lengkeng, satu butir telur ayam, tiga potong roti, serta satu sachet abon. Kondisi tersebut dinilai kurang memenuhi unsur kecukupan gizi, khususnya dari sisi variasi makanan dan porsi protein serta sayuran.




















