Kondisi ini pun menimbulkan keresahan warga sekitar yang menginginkan kawasan tersebut lebih tertata dan nyaman. “Tasikmalaya ini dikenal sebagai kota santri, tapi kenapa warung-warung seperti ini dibiarkan menjamur?” keluhnya.
Selain di Cilembang, kawasan lain seperti Jalan Kawalu, Gunung Putri, dan Kelurahan Gunung Gede juga mengalami masalah serupa. Kegelapan di malam hari meningkatkan potensi kecelakaan dan aktivitas yang mengganggu ketertiban umum.
Warga berharap pemerintah segera bertindak, baik dengan menambah penerangan jalan maupun melakukan penertiban terhadap warung-warung yang dianggap meresahkan. Dengan langkah konkret, keamanan dan kenyamanan masyarakat di jalur-jalur utama Kota Tasikmalaya bisa lebih terjaga. (Anwar Forwapi)