Sebelumnya, ditemukan sebuah kepala babi di depan kantor redaksi Tempo, yang diduga sebagai bentuk teror terhadap media tersebut. Kejadian ini pun menuai kecaman dari berbagai pihak, termasuk organisasi jurnalis dan pegiat kebebasan pers.
FORWAPI menegaskan komitmennya untuk terus mendukung jurnalisme yang berintegritas dan tidak gentar terhadap upaya-upaya pembungkaman. “Kami tidak boleh takut, karena tugas jurnalis adalah menyampaikan kebenaran kepada publik,” tutup Halim Saepudin Ketua Umum FORWAPI. (Tim Forwapi)